KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Ketimpangan Struktural: Saat Pertumbuhan Ekonomi Tak Menyentuh Meja Makan

×

Ketimpangan Struktural: Saat Pertumbuhan Ekonomi Tak Menyentuh Meja Makan

Sebarkan artikel ini
Meja makan sederhana berisi nasi putih, garam, dan air putih, menggambarkan realitas keterbatasan pangan akibat ketimpangan ekonomi.

Investasi pada infrastruktur dasar seperti pasar rakyat, transportasi murah, dan pertanian lokal bisa menjadi jalan keluar yang lebih berkelanjutan.

Rakyat membutuhkan lebih dari sekadar janji. Mereka membutuhkan sistem yang berpihak. Bukan retorika ekonomi yang disampaikan di podium, melainkan nasi yang cukup di piring dan harapan yang nyata di meja makan.

Ketika pertumbuhan hanya dinikmati oleh sebagian kecil, maka yang lahir adalah kemarahan sosial yang senyap namun mendalam. Dan bila ini terus dibiarkan, tidak hanya dapur rakyat yang sunyi, tapi juga kepercayaan terhadap negara yang perlahan memudar.

Kini saatnya kita bicara soal kualitas pertumbuhan, bukan hanya kuantitas. Karena yang paling tahu apakah ekonomi tumbuh atau tidak, bukan lembaga statistik, tapi isi piring rakyat setiap hari.


Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan


📊 Views: 8
Baca Juga:  Ketika Data Makro Tak Mewakili Realita: Rakyat Kecil yang Terpinggirkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *