“Pegadaian Cabang Natuna menyerahkan 20 eksemplar Al-Qur’an dan dua jam dinding kepada mahasiswa STAI Natuna untuk memperkuat kegiatan Safari Ramadhan.”
NATUNA — Dr. H. Umar Natuna, S.Ag., M.Pd.I., Ketua STAI Natuna, menyaksikan langsung penyerahan wakaf Al-Qur’an dan jam dinding oleh Pegadaian Cabang Natuna pada Selasa, 24 Februari 2026, pukul 12.40 WIB. Inisiatif ini mendukung Safari Ramadhan mahasiswa STAI Natuna yang menegaskan kolaborasi strategis antara lembaga keuangan negara dan institusi pendidikan Islam di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Penyerahan ini tidak hanya memperkaya infrastruktur keagamaan kampus, tetapi juga mendorong intensifikasi tadarus Al-Qur’an selama bulan suci.
Penyerahan dilakukan di hadapan pimpinan STAI Natuna, termasuk Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama, Abu Bakar, M.Si., serta Presiden Mahasiswa STAI Natuna, Muhammad Raus, beserta anggota Kabinet Insan Cita Bertuah. Jufriadi, Pemimpin Pegadaian Cabang Natuna, dengan wajah berseri-seri menyerahkan bantuan tersebut.
“Saya senang mahasiswa STAI Natuna sangat antusias dalam mengisi kegiatan di bulan Ramadhan ini. Saya juga berharap semoga kegiatan ini lancar dan apa yang kami salurkan bisa membantu dalam mendukung kegiatan mahasiswa STAI Natuna. Nantinya, mudahan masjid yang disalurkan bisa bermanfaat dalam mengisi kegiatan tadarus Al-Qur’an,” ujar Jufriadi.
Kegiatan ini mencerminkan komitmen Pegadaian sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), khususnya di wilayah terpencil seperti Natuna yang memiliki tantangan logistik akses bahan bacaan keagamaan.
Safari Ramadhan STAI Natuna merupakan program tahunan yang melibatkan mahasiswa dalam dakwah keliling, tadarus tarawih, dan pengajian tematik di masjid-masjid sekitar Ranai. Penambahan 20 eksemplar Al-Qur’an edisi standar berkualitas tinggi akan memfasilitasi kelompok tadarus berbasis mushaf seragam, sementara dua jam dinding analog presisi tinggi mendukung pengaturan waktu salat tepat waktu, krusial di daerah kepulauan dengan variasi zona waktu lokal.
Muhammad Raus, selaku Presiden Mahasiswa, menyampaikan apresiasi mendalam. “Saya berharap apa yang disalurkan menjadi amal jariyah dan bisa bermanfaat untuk umat. Mudah-mudahan kegiatan ini tidak berhenti di bulan Ramadhan saja. Semoga Pegadaian bisa mengadakan kegiatan lainnya yang kolaborasi langsung dengan mahasiswa STAI Natuna ke depannya,” katanya.
Pernyataan ini menyoroti potensi sinergi berkelanjutan, seperti program literasi keuangan syariah atau pelatihan kewirausahaan berbasis wakaf, yang selaras dengan misi Pegadaian dalam mendukung ekonomi umat.
Kegiatan ditutup dengan sesi foto bersama, yang tidak hanya mendokumentasikan momen historis ini tetapi juga memperkuat jejaring antarlembaga. Di tengah dinamika sosial-ekonomi Natuna sebagai gerbang utara Indonesia, inisiatif semacam ini memperkokoh fondasi moderasi beragama dan pemberdayaan pemuda.
Data dari Kementerian Agama Kepulauan Riau menunjukkan peningkatan 15% partisipasi mahasiswa dalam kegiatan Ramadhan tahun lalu, dan dukungan material seperti ini diproyeksikan mempercepat tren tersebut. Pegadaian Cabang Natuna, yang telah aktif dalam program wakaf sejak 2023, kini menjadi model bagi cabang lain di wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal). (KP).
Kontributor : DEMA STAI Natuna
Editor : Dhitto










