“SMAN 1 Bunguran Timur menggelar pesantren kilat selama Ramadan yang diikuti siswa kelas 10 dan 11, disertai kegiatan bakti sosial serta berbagai lomba keagamaan untuk memperkuat pendidikan karakter dan nilai religius siswa.”
Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Ida Susanti, S.Pd., menyampaikan bahwa pihak sekolah menggelar kegiatan pesantren kilat selama lima hari di bulan suci Ramadan yang diikuti oleh siswa kelas 10 dan 11 sebagai bagian dari pembinaan karakter dan penguatan pendidikan keagamaan di lingkungan sekolah.
NATUNA – Kepala Sekolah SMAN 1 Bunguran Timur, Ida Susanti, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pesantren kilat tersebut dilaksanakan selama lima hari, mulai 23 hingga 27 Ramadan, dan berlangsung di lingkungan sekolah.
“Kalau untuk kegiatan khususnya di bulan Ramadan, kami mengadakan pesantren kilat selama lima hari, mulai tanggal 23 sampai tanggal 27. Kegiatan ini diadakan di sekolah dan diikuti oleh kelas 10 dan kelas 11,” ujar Ida Susanti saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (9/3/2026).
Ia menjelaskan bahwa untuk siswa kelas 12, kegiatan belajar tetap berlangsung seperti biasa karena mereka sedang mempersiapkan diri menghadapi ujian yang dijadwalkan pada tanggal 2 April 2026.
“Sementara untuk kelas 12 tetap belajar seperti biasa karena mereka mempersiapkan ujian tanggal 2 nanti,” jelasnya.
Selain kegiatan pesantren kilat, sebelum memasuki bulan Ramadan pihak sekolah juga telah mengadakan kegiatan bakti sosial yang digagas langsung oleh para siswa bersama majelis guru.
Menurut Ida Susanti, dana kegiatan sosial tersebut berasal dari sumbangan siswa dan para guru, yang kemudian digunakan untuk menyediakan paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Sebelum puasa kami juga sudah mengadakan bakti sosial yang diadakan oleh anak-anak kita. Pengumpulan dananya dari murid-murid dan juga dari seluruh majelis guru,” katanya.
Ia menyebutkan bahwa dalam kegiatan tersebut berhasil disalurkan sekitar 96 paket sembako yang diberikan kepada masyarakat sekitar serta kepada siswa yang membutuhkan.
“Penyerahan sembako ada sekitar 96 paket. Sebagian diberikan kepada masyarakat, kemudian ada juga untuk anak-anak kami yang kurang mampu di sekolah. Setiap kelas diambil dua orang siswa, selebihnya diberikan kepada petugas di musala sekolah,” jelasnya.

Dalam kegiatan pesantren kilat tersebut, sekolah juga menghadirkan sejumlah penceramah dari luar sekolah untuk memberikan materi keagamaan kepada para siswa.
“Hari pertama materi akidah disampaikan oleh Pak Titayasa, kemudian akhlak oleh Bu Kholidah Mansyur. Hari berikutnya ada Pak Ngaturahman, dan hari terakhir diisi oleh Pak Tondila,” ungkap Ida Susanti.
Ia menambahkan bahwa materi yang disampaikan dalam kegiatan tersebut mengacu pada panduan dari Dinas Pendidikan Provinsi, yang meliputi empat pokok pembelajaran keagamaan.
“Materinya ada empat yang diajarkan, yaitu akidah, akhlak, fikih, dan Al-Qur’an,” katanya.
Selain materi ceramah, kegiatan pesantren kilat juga diisi dengan berbagai lomba keagamaan antarkelas yang diselenggarakan oleh guru Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah tersebut.
“Dua hari sebelum penutupan, guru-guru PAI sebagai panitia mengadakan lomba-lomba seperti sambung ayat pendek, lomba selawat, dan juga penilaian ketertiban antarkelas,” ujarnya.
Menurut Ida Susanti, kegiatan tersebut bertujuan untuk menumbuhkan semangat religius sekaligus mempererat kebersamaan di antara siswa selama bulan Ramadan.
Ia juga berpesan kepada para siswa agar tetap menjaga semangat belajar sekaligus meningkatkan kualitas ibadah selama bulan suci Ramadan.
“Kita berpesan kepada anak-anak bahwa walaupun dalam bulan Ramadan, kegiatan pembelajaran tetap berjalan,” katanya.
Sementara itu, untuk siswa kelas 10 dan 11 setelah kegiatan pesantren kilat selesai, mereka akan menjalani sistem pembelajaran fakultatif di rumah karena siswa kelas 12 sedang menjalani ujian.
“Mulai tanggal 2 sampai tanggal 14 mereka fakultatif belajar di rumah. Harapan kami mereka bisa lebih mendekatkan diri kepada kegiatan keagamaan bersama orang tua di lingkungan keluarga,” tutupnya. (KP).
Laporan: Dini










