BUDAYA PERBATASANKEHIDUPAN DESANATUNAPOTRET PERBATASAN

Dua Momentum, Ranai Darat Semarakkan HUT RI dan Kelurahan 

×

Dua Momentum, Ranai Darat Semarakkan HUT RI dan Kelurahan 

Sebarkan artikel ini
Lurah Ranai Darat, A Era Juein Marisa, S.Sos., dengan latar panorama alam Natuna. Foto: Istimewa.

“Kelurahan Ranai Darat menyambut dua momentum pada Agustus 2026, yakni HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-19 Kelurahan Ranai Darat, melalui perlombaan masyarakat serta partisipasi dalam pawai budaya dengan mengusung tema petani.” 

Lurah Ranai Darat, A Era Juein Marisa, S.Sos., menyiapkan sejumlah kegiatan untuk menyemarakkan dua momentum penting pada Agustus 2026, yakni HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan HUT ke-19 Kelurahan Ranai Darat. Selain menggelar perlombaan bagi masyarakat, Ranai Darat juga menurunkan 45 peserta dalam pawai budaya dengan mengusung tema petani. 

 

NATUNA — Agustus 2026 menjadi bulan istimewa bagi masyarakat Kelurahan Ranai Darat. Selain memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, masyarakat juga menyambut HUT ke-19 Kelurahan Ranai Darat. 

Dua momentum tersebut disemarakkan melalui berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat, mulai dari perlombaan hingga keikutsertaan Kelurahan Ranai Darat dalam pawai budaya. 

Lurah Ranai Darat, A Era Juein Marisa, S.Sos., mengatakan, dalam rangka memperingati HUT RI ke-81 yang berjalan seiring dengan rangkaian HUT Kelurahan Ranai Darat, pihaknya telah menyiapkan sejumlah perlombaan untuk masyarakat. 

Perlombaan tersebut akan dilaksanakan pada 23 Agustus 2026 mulai pukul 13.00 WIB. 

“Sejalan dengan HUT Kelurahan Ranai Darat, untuk memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-81, kami Kelurahan Ranai Darat membuat perlombaan lari goni untuk anak-anak, makan kerupuk untuk anak-anak, dan joget balon untuk dewasa pada tanggal 23 Agustus, pukul 13.00 WIB,” ujar Era kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai di area Kantor Lurah Ranai Darat, Jumat (14/8/2026). 

Selain perlombaan, Kelurahan Ranai Darat juga berpartisipasi dalam pawai budaya yang menjadi bagian dari kemeriahan peringatan kemerdekaan. 

Sebanyak 45 orang disiapkan untuk mewakili Ranai Darat. Mereka terdiri dari 15 orang staf kelurahan, 15 orang dari PKK dan kader Posyandu, serta 15 orang dari kalangan ibu-ibu RT. 

Dalam pawai budaya tersebut, kontingen Ranai Darat memilih tema petani. 

Tema itu bukan sekadar untuk penampilan dalam pawai, tetapi berkaitan dengan potensi yang dimiliki Kelurahan Ranai Darat. Salah satunya adalah produksi pupuk organik bernama Radar Eco Grind. 

“Tema kami petani karena kami juga memproduksi pupuk organik Radar Eco Grind,” jelas Era. 

Keikutsertaan tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Kelurahan Ranai Darat untuk memperkenalkan potensi yang tumbuh di tengah masyarakat melalui momentum pawai budaya. 

Sementara itu, rangkaian HUT ke-19 Kelurahan Ranai Darat juga menjadi momentum tersendiri bagi pemerintah kelurahan dan masyarakat untuk memperkuat kebersamaan. Perayaan hari jadi kelurahan tersebut sebelumnya mendapat dukungan besar dari warga dan donatur melalui berbagai bentuk partisipasi. 

Dengan hadirnya dua momentum tersebut, Agustus menjadi bulan penuh kegiatan bagi masyarakat Ranai Darat, baik dalam merayakan kemerdekaan Republik Indonesia maupun memperingati perjalanan 19 tahun Kelurahan Ranai Darat. (KP) 


Laporan: Dini 


 

📊 Views: 26
Baca Juga:  KOHATI Matangkan Emosional Kader Perempuan Melalui LK I, Gen Z yang Baperan Menjadi Tantangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *