“Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMKN 1 Bunguran Timur berlangsung lancar sesuai jadwal. Memasuki tahap berikutnya, proses pendaftaran akan dilakukan secara offline melalui sekolah dan Dinas Pendidikan.”
NATUNA — Kepala SMKN 1 Bunguran Timur, Subbihi, mengatakan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun 2026 di SMKN 1 Bunguran Timur berjalan lancar sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Dari hasil evaluasi tahap pertama, kendala yang ditemukan hanya terkait keterlambatan pelaporan diri calon peserta didik yang berasal dari luar daerah.
“Secara keseluruhan pelaksanaan SPMB 2026 di SMKN 1 Bunguran Timur berjalan lancar sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Kendala yang kami temukan hanya calon siswa dari luar daerah yang agak terlambat melakukan pelaporan diri,” ujar Subbihi kepada koranperbatasan.com melalui WhatsApp, Sabtu (11/7/2026).
Berdasarkan hasil evaluasi, persentase keterisian daya tampung pada pelaksanaan Tahap I baru mencapai 14 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian pihak sekolah dalam mempersiapkan pelaksanaan seleksi pada tahap berikutnya.
Subbihi mengatakan pihak sekolah akan menyesuaikan pelaksanaan penerimaan berdasarkan Rencana Daya Tampung (RDT) pada setiap kompetensi keahlian yang masih belum terpenuhi.
“Kami akan mempersiapkan pelaksanaan sesuai dengan RDT di setiap sekolah yang daya tampungnya belum terpenuhi,” katanya.
Untuk Tahap II, mekanisme seleksi dipastikan masih sama seperti pada Tahap I. Perbedaannya, calon peserta didik tidak lagi diwajibkan mengunggah berkas secara daring.
“Jalur seleksi tetap sama dengan Tahap I, hanya saja calon peserta didik tidak perlu mengunggah berkas lagi,” jelasnya.
Seluruh proses pendaftaran pada tahap berikutnya akan dilaksanakan secara offline melalui sekolah dan Dinas Pendidikan.
“Bagi calon peserta didik yang ingin mendaftar dapat melakukan pendaftaran secara offline melalui sekolah maupun Dinas Pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga mengimbau para orang tua agar aktif berkoordinasi dengan pihak sekolah dan Dinas Pendidikan guna menghindari kendala administrasi maupun keterlambatan pelaporan diri seperti yang terjadi pada pelaksanaan tahap sebelumnya.
“Himbauan kepada para orang tua agar bisa berkoordinasi dengan pihak Dinas Pendidikan melalui pihak sekolah. Jika membutuhkan informasi lebih lanjut, masyarakat juga dapat menghubungi operator Dinas Pendidikan,” pungkasnya.
Laporan: Dini










