“STAI Natuna resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2026/2027 dengan target 200 mahasiswa baru serta menghadirkan berbagai program beasiswa dan program studi baru.”
Ketua Penerimaan Mahasiswa Baru STAI Natuna, Ferri Irawan, menyampaikan Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna mulai membuka penerimaan mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027 melalui sistem pendaftaran online dan offline untuk memudahkan lulusan SLTA sederajat di Kabupaten Natuna.
NATUNA – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Natuna resmi membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) tahun akademik 2026/2027 dengan menerapkan dua sistem pendaftaran, yakni secara online dan offline atau langsung datang ke kampus.
Langkah tersebut dilakukan guna memberikan kemudahan bagi lulusan SLTA sederajat, terutama calon mahasiswa yang mengalami keterbatasan akses internet di wilayah Kabupaten Natuna.
Ketua PMB STAI Natuna, Ferri Irawan, M.Pd., menjelaskan sistem pendaftaran online dapat diakses oleh seluruh calon mahasiswa, sementara pendaftaran langsung di kampus disediakan untuk mempermudah masyarakat yang kesulitan melakukan registrasi digital.
“Untuk sistem penerimaan mahasiswa baru di kampus STAI Natuna itu ada dua sistem yang dipakai. Pertama sistem online dan kedua secara langsung di kampus atau offline,” ujarnya kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai di ruang kerjanya, Selasa (19/5/2026).
Ferri mengatakan, panitia PMB tahun ini menargetkan sebanyak 200 mahasiswa baru dapat bergabung di STAI Natuna.
Hingga saat ini, sebanyak 41 calon mahasiswa tercatat telah mendaftar pada gelombang pertama.
“Gelombang pertama telah dilaksanakan sejak 2 Februari hingga 13 Mei 2026, dan saat ini pendaftaran gelombang kedua telah dibuka mulai 18 Mei hingga 5 Agustus 2026, yang nantinya akan disusul gelombang ketiga,” jelasnya.
Di tengah proses penerimaan mahasiswa baru, STAI Natuna juga tengah melakukan transformasi kelembagaan dari Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi Institut Agama Islam Natuna.
Menurut Ferri, perubahan status tersebut menjadi salah satu keunggulan akademik yang kini sedang dipersiapkan kampus.
“Kenaikan level ini menjadi salah satu keunggulan akademis utama yang ditawarkan kampus,” katanya.
Selain itu, STAI Natuna juga menyediakan berbagai program beasiswa guna membantu mahasiswa dalam pembiayaan pendidikan.
Beasiswa tersebut meliputi Kartu Indonesia Pintar (KIP), Beasiswa Bank Syariah Indonesia (BSI), Beasiswa Afirmasi Yayasan, Beasiswa Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Beasiswa Pemerintah Kabupaten Natuna, hingga Beasiswa Baznas.
“Program beasiswa ini menjadi salah satu daya tarik utama kampus STAI Natuna,” ungkap Ferri.
Hingga saat ini, STAI Natuna telah melahirkan sekitar 1.500 alumni yang bekerja di berbagai bidang profesi seperti guru, perbankan, instansi pemerintahan, tenaga pendidik PAUD/TK, hingga sektor media dan penyiaran.
“Banyak sekali keunggulan dari lulusan-lulusan STAI Natuna,” ujarnya.
Untuk menjawab kebutuhan dunia kerja dan perkembangan zaman, STAI Natuna juga membuka program studi baru yakni Manajemen Bisnis Syariah (MBS).
Program studi tersebut melengkapi lima prodi sebelumnya, yaitu Pendidikan Agama Islam (PAI), Ekonomi Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam (KPI), Hukum Pidana Islam, dan Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD).
“Pendaftar di prodi baru sudah ada tiga orang. Mudah-mudahan pada gelombang kedua nanti semakin meningkat,” tuturnya.
Di akhir wawancara, Ferri mengajak seluruh masyarakat Natuna, khususnya lulusan SLTA sederajat, agar tidak ragu melanjutkan pendidikan tinggi di daerah sendiri.
Ia menegaskan generasi muda Natuna harus memiliki semangat “Celak Pendidikan” demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia daerah.
“Ayo bergabung di STAI Natuna, kampus kebanggaan kita bersama. Kita harus tingkatkan mutu pendidikan melalui kita, kalau tidak kita siapa lagi. Generasi muda sekarang harus celak pendidikan,” pungkasnya.
Laporan: Dini










