KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Statistik Berkilau, Perut Rakyat Tetap Kosong: Di Mana Keadilan Ekonomi

×

Statistik Berkilau, Perut Rakyat Tetap Kosong: Di Mana Keadilan Ekonomi

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi timbangan ekonomi yang tak seimbang: laporan pertumbuhan di satu sisi, kenyataan perut kosong di sisi lain.

Sudah saatnya pemerintah tidak hanya terpaku pada statistik makro yang memukau. Yang dibutuhkan rakyat adalah kehadiran negara yang responsif, bukan sekadar representatif.

Apakah indikator kemajuan harus terus membutakan kita terhadap kenyataan bahwa masih banyak perut yang lapar, anak yang putus sekolah, atau orang tua yang tak mampu berobat?

Keadilan ekonomi bukan jargon. Ia adalah kebutuhan mendesak, agar rakyat tidak terus-menerus menjadi korban dari narasi pertumbuhan yang timpang.

Jika tidak ada perubahan arah, maka grafik ekonomi yang terus naik hanya akan menjadi monumen kesenjangan yang menyakitkan.


Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan


📊 Views: 19
Baca Juga:  Bupati Anambas Buka Turnamen Sepak Bola HUT Karang Taruna dan Desa Matak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *