NATUNAPENDIDIKAN

Targetkan Dua Lokal, SDN 006 Bandarsyah Natuna Siap Jalankan SPMB 2026

×

Targetkan Dua Lokal, SDN 006 Bandarsyah Natuna Siap Jalankan SPMB 2026

Sebarkan artikel ini
Kepala SDN 006 Bandarsyah, Maridan, S.Pd., berfoto bersama wartawan Koran Perbatasan setelah wawancara mengenai kesiapan sekolah menghadapi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di Kabupaten Natuna, Selasa (12/5/2026).

“SDN 006 Bandarsyah mulai melakukan persiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 dengan mengikuti kebijakan pemerintah terkait batas usia dan sistem zonasi penerimaan siswa.”

Kepala SDN 006 Bandarsyah, Maridan, menegaskan bahwa proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di sekolah yang dipimpinnya akan dilaksanakan sesuai prosedur dan aturan pemerintah, termasuk penerapan batas usia calon siswa serta sistem zonasi di Kabupaten Natuna.

NATUNA – Menjelang tahun ajaran baru 2026, SDN 006 Bandarsyah mulai mempersiapkan pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). Sekolah tersebut memastikan seluruh proses penerimaan siswa akan mengikuti ketentuan resmi yang telah ditetapkan pemerintah.

Kepala SDN 006 Bandarsyah, Maridan, S.Pd., mengatakan penerimaan murid baru tetap mengacu pada batas usia calon peserta didik untuk tingkat sekolah dasar, yakni minimal enam tahun dan maksimal tujuh tahun.

“Kami sistemnya sesuai dengan prosedur yang diajukan pemerintah. Sesuai umurnya, batas umurnya dari tujuh tahun, paling kurang enam tahun ke atas. Jadi sistemnya sesuai dengan edaran dan prosedur pemerintah,” ujarnya kepada koranperbatasan.com saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (12/5/2026).

Selain menerapkan aturan usia, sekolah juga mengikuti kebijakan zonasi yang membatasi penerimaan siswa berdasarkan wilayah tempat tinggal. Menurut Maridan, aturan tersebut membuat sekolah tidak bisa menerima siswa secara sembarangan di luar zona yang telah ditentukan.

“Kalau target tentu ingin lebih ramai, cuma karena sekarang ada aturan batas wilayah atau zonasi, jadi tidak bisa sembarangan juga,” katanya.

Meski demikian, SDN 006 Bandarsyah tetap menargetkan pembukaan dua ruang kelas baru pada tahun ajaran mendatang. Setiap kelas diperkirakan akan diisi sekitar 20 hingga 30 siswa.

“Kalau dapat targetnya paling kurang dua lokal. Satu lokal itu 20 siswa ke atas, syukur-syukur bisa 30 siswa. Berarti dua lokal sekitar 60 siswa,” jelasnya.

Baca Juga:  Ketua Komisi I DPRD Natuna Dampingi Kapolres Pantau Pelabuhan Rakyat Selat Lampa

Tidak hanya fokus pada akademik, sekolah tersebut juga terus mengembangkan sejumlah program unggulan untuk menarik minat masyarakat. Program itu di antaranya kegiatan pramuka, yasinan rutin setiap Jumat pagi, murottal Al-Qur’an, hingga latihan marching band atau drum band.

“Ada kegiatan pramuka, lalu setiap Jumat pagi ada yasinan, murottal Al-Qur’an, dan juga latihan drum band,” sebut Maridan.

Dari sisi prestasi, SDN 006 Bandarsyah juga menunjukkan kemampuan di bidang seni. Sekolah tersebut disebut aktif mengikuti perlombaan dan berhasil meraih sejumlah penghargaan.

“Alhamdulillah kemarin ikut perlombaan seni juga dapat prestasi. Kita tidak ketinggalanlah untuk masalah prestasi,” tuturnya.

Menutup wawancara, Maridan berharap jumlah peserta didik di sekolahnya terus meningkat dari tahun ke tahun. Ia juga mengajak masyarakat, khususnya di wilayah Bandarsyah, agar memastikan seluruh anak usia sekolah memperoleh akses pendidikan yang layak.

“Harapan kita bagaimana anak-anak usia sekolah itu dapat sekolah semua. Karena sekolah ini sudah dekat dengan rumah warga, jadi harapannya tidak ada lagi anak yang tidak sekolah,” pungkasnya. (KP).


Laporan: Dini


 

📊 Views: 26

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *