KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Miskin Bukan Pilihan: Saat Sistem Membuat Rakyat Terjebak

×

Miskin Bukan Pilihan: Saat Sistem Membuat Rakyat Terjebak

Sebarkan artikel ini
Sebuah celengan tanah liat klasik yang pecah dan hanya berisi beberapa keping uang logam, diletakkan di atas meja kayu kusam dengan latar gelap.

KEMISKINAN sering kali disederhanakan sebagai akibat dari kemalasan, kurangnya pendidikan, atau kegagalan pribadi. Namun narasi ini menutup mata dari kenyataan yang lebih kompleks dan sistemik: bahwa miskin bukan pilihan, tetapi akibat dari struktur sosial dan ekonomi yang tidak adil.

Di Indonesia, di mana ketimpangan antara si kaya dan si miskin terus melebar, wacana mengenai kemiskinan harus digeser dari individualisasi menuju pembacaan yang lebih sistemik.

Data dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa meskipun angka pertumbuhan ekonomi membaik, jumlah masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan masih stagnan, bahkan meningkat di beberapa wilayah.

Ini menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi tidak otomatis berarti pemerataan kesejahteraan. Sistem ekonomi yang condong kepada akumulasi kekayaan oleh segelintir elit menjadikan upaya keluar dari kemiskinan sebagai perjuangan tanpa ujung bagi masyarakat bawah.

📊 Views: 9
Baca Juga:  Tertib Anggaran, Gagal Keadilan: Rakyat Miskin Jangan Jadi Korban Prioritas Negara

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *