ANAMBAS – Dalam rangka mendukung ketersediaan uang pecahan kecil di wilayah terdepan, terluar, dan terpencil (3T), Bank Indonesia Provinsi Kepulauan Riau menyelenggarakan kegiatan Kas Keliling dan Edukasi Cinta Bangga Paham Rupiah (IRB) di sejumlah pulau di Kabupaten Kepulauan Anambas.
Kegiatan ini dipimpin oleh Akh Musyafak dari bagian Pengolahan Uang Rupiah dan berlangsung selama satu pekan. Terdapat lima pulau tujuan dalam program ini, yaitu Pulau Tarempa, Midai, Subi Besar, Tambelan, dan Dabu Singkep.
“Kami melakukan kegiatan penukaran dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya merawat rupiah, memahami nilai rupiah, dan tidak boros dalam penggunaannya. Ini juga bagian dari mendukung pengendalian inflasi daerah,” ujar Akh Musyafak kepada koranperbatasan.com saat ditemui di lokasi penukaran uang di Tarempa, Rabu, 20 Juli 2025.
Bank Indonesia menyediakan total modal sebesar Rp13 miliar untuk seluruh titik pelaksanaan, dengan alokasi Rp2,6 miliar khusus untuk Pulau Tarempa. Uang yang disiapkan mencakup berbagai nominal, mulai dari pecahan besar Rp100.000 dan Rp50.000, hingga pecahan kecil seperti Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, Rp2.000, dan Rp1.000.










