Dalam kondisi seperti ini, rakyat memang harus cerdas bertahan. Tapi negara juga punya tanggung jawab. Bukan sekadar mengeluarkan kebijakan, melainkan memastikan kebijakan itu terasa di lapangan.
Rakyat tidak butuh janji, mereka butuh bukti.
Pemerintah harus sadar bahwa strategi bertahan rakyat bukan tanpa batas. Jika dibiarkan, ketahanan ini bisa berubah menjadi keputusasaan. Dan ketika itu terjadi, yang gagal bukan hanya masyarakat, tapi sistem.
Sudah waktunya negara hadir tidak hanya lewat narasi, tapi lewat kebijakan konkret yang benar-benar berpihak. Karena jika rakyat terus dipaksa bertahan sendirian, maka siapa yang sesungguhnya menjalankan tanggung jawab bernegara?
Oleh : Dhitto Adhitya, Redaktur Koran Perbatasan










