KEUANGANOPINISALAM PERBATASAN

Indikator Pertumbuhan Sisihkan Perbatasan dari Prioritas

×

Indikator Pertumbuhan Sisihkan Perbatasan dari Prioritas

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi realistis suasana desa pesisir di wilayah 3T kontras dengan grafik pertumbuhan ekonomi di layar digital, menggambarkan ketimpangan simbolik dan eksklusi kebijakan anggaran.
Ilustrasi indikator pertumbuhan ekonomi yang sentralistik menciptakan jarak antara pusat kebijakan dan realitas kebutuhan wilayah perbatasan yang terabaikan.

Indikator yang Tak Netral

Kita harus mengakui bahwa indikator ekonomi tidaklah netral. Pemilihan indikator selalu bersifat politis, sebab ia menentukan siapa yang dianggap penting, dan siapa yang bisa diabaikan. Ketika indikator nasional hanya menilai kenaikan PDB provinsi, maka provinsi dengan kontribusi PDB rendah seperti Maluku, NTT, atau Papua akan selalu tertinggal dalam perhatian anggaran.

Bahkan program-program afirmatif untuk 3T pun tidak luput dari logika ini. Bantuan seringkali diberikan untuk memenuhi indikator formal, bukan karena kebutuhan riil masyarakat. Contohnya, pengadaan kapal tol laut yang tetap dijalankan meski tidak menjawab problem distribusi riil di pulau-pulau kecil, hanya demi mengejar indikator “konektivitas logistik”.

Eksklusi yang Terinstitusi

Ketiadaan indikator yang mewakili kondisi 3T bukanlah kekeliruan teknis. Ia adalah bentuk eksklusi yang terinstitusi. Kebijakan anggaran menjadi arena kekuasaan yang menyingkirkan suara-suara yang tidak mampu berbicara dalam bahasa ekonomi yang dominan. Di sinilah technocratic governance, pemerintahan yang terlalu teknokratik menjadi masalah. Ia menjadikan angka sebagai satu-satunya bahasa yang sah dalam menyampaikan penderitaan atau harapan.

Lebih dari itu, negara hari ini seolah menjadi entitas yang hanya mendengar suara yang bisa dikalkulasi. Maka, wilayah 3T yang bicara lewat cerita, adat, atau pengalaman hidup kolektif tidak akan pernah terdengar. Mereka dianggap tidak efisien, tidak kompetitif, dan karena itu, tidak layak diprioritaskan.

📊 Views: 18
Baca Juga:  Tugas Biologi Laut "Membuat Artikel Penyu”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *