ANAMBAS – Upaya konservasi spesies laut dilindungi kembali menjadi sorotan menyusul meningkatnya ancaman terhadap populasi penyu di wilayah Kepulauan Anambas.
Loka Kawasan Konservasi Perairan Nasional (LKKPN) Pekanbaru, melalui Wilayah Kerja (Wilker) Anambas, mengintensifkan kegiatan sosialisasi untuk mencegah eksploitasi dan perdagangan ilegal penyu serta telur-telurnya.
Kampanye ini merupakan bentuk respons atas masih maraknya praktik perburuan dan konsumsi telur penyu yang ditemukan di lapangan, khususnya di kawasan Tarempa dan sekitarnya.
Kegiatan sosialisasi dilaksanakan pada Selasa, 8 Juli 2025, dengan menyasar pusat-pusat aktivitas masyarakat seperti Pasar Ikan Tarempa Barat, Pelabuhan Nelayan, Pasar Inpres, serta sejumlah warung kopi yang menjadi ruang interaksi sosial warga.
“Fakta empirik menunjukkan bahwa praktik pengambilan dan konsumsi telur penyu masih terjadi secara laten. Karena itu, kami hadir untuk memperkuat literasi ekologi dan penegakan norma konservasi,” ujar Leonard Simbolon, Koordinator Wilker LKKPN Anambas.










