“Sanggar Seni Hangtuah Desa Payalaman sukses memukau masyarakat melalui penampilan tari modern yang menjadi pembuka rangkaian peringatan HUT ke-27 Karang Taruna Tunas Mekar dan HUT ke-21 Desa Payalaman.”
Pembina Sanggar Seni Hangtuah Desa Payalaman menyampaikan bahwa penampilan tari modern yang dibawakan para peserta didik menjadi bagian dari upaya melestarikan seni dan budaya sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri generasi muda pada pembukaan peringatan HUT ke-27 Karang Taruna Tunas Mekar dan HUT ke-21 Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (2/8/2026).
ANAMBAS – Sanggar Seni Hangtuah Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, membuka rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Karang Taruna Tunas Mekar dan HUT ke-21 Desa Payalaman dengan penampilan tari modern yang memukau, Minggu (2/8/2026).
Penampilan tersebut menjadi pembuka acara sekaligus berhasil menyedot perhatian masyarakat yang memadati lokasi kegiatan. Para penampil merupakan peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, MIS, SD hingga MTs di Desa Payalaman yang tergabung dalam Sanggar Seni Hangtuah.
Dengan balutan kostum berwarna-warni serta gerakan yang kompak dan penuh semangat, para penari cilik hingga remaja berhasil menghidupkan suasana perayaan. Penampilan mereka mendapat sambutan hangat berupa tepuk tangan meriah dari tamu undangan maupun masyarakat yang hadir.
Pembina Sanggar Seni Hangtuah mengatakan, keterlibatan anak-anak dalam pertunjukan tersebut merupakan bagian dari upaya menanamkan kecintaan terhadap seni dan budaya sejak usia dini.
“Kami ingin melestarikan seni dan budaya daerah melalui generasi muda. Selain mengasah kemampuan mereka di bidang seni, kegiatan ini juga bertujuan membangun rasa percaya diri anak-anak agar berani tampil di depan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, antusiasme para peserta selama mengikuti latihan hingga tampil pada peringatan HUT Desa dan Karang Taruna sangat tinggi.
“Anak-anak sangat bersemangat. Ini menjadi salah satu penampilan mereka di hadapan masyarakat dan kami bangga melihat semangat serta kerja keras yang mereka tunjukkan,” katanya.
Penampilan Sanggar Seni Hangtuah menjadi bukti bahwa pembinaan seni dan budaya di Desa Payalaman terus berjalan secara aktif. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah desa bersama sanggar seni berharap mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, percaya diri, serta memiliki kepedulian tinggi dalam menjaga dan melestarikan budaya daerah. (KP).
Laporan: Azmi










